Amri/Nita Kunci Tiket Babak 16 Besar All England 2026
IVOOX.id – Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah mengunci tiket ke babak 16 besar All England 2026 setelah menghajar ganda Jerman Marvin Seidel/Thuc Phuong Nguyen dua gim langsung 21-17, 21-14 di Utillita Arena Birmingham, Birmingham, Rabu, 4 Maret 2026.
"Alhamdulillah bisa main di All England pertama kali dan bisa menang. Bisa mengeluarkan apa yang dilatih di pertandingan ini. Sangat senang," kata Amri, Rabu (4/3/2026), dikutip dari Antara.
Nita mengungkapkan bahwa strategi yang diubah pada pertandingan ini menjadi faktor kunci kemenangan mereka pada pertandingan kali ini.
"Banyak sekali yang kami ubah di pertandingan tadi. Saya lebih jaga depannya dan tidak banyak mengangkat karena Seidel bola atasnya sangat baik. Kami juga lebih siap di defense-nya, lebih rapat. Itu cukup berdampak untuk kemenangan kami hari ini," ungkap Nita, dikutip dari Antara.
Menjalani debut di turnamen BWF kelas Super 1000, Amri/Nita merasa tidak gugup dan telah menemukan sentuhan mereka di atas lapangan.
Kemenangan ini membuat Amri/Nita sekaligus revans atas Marvin Seidel/Thuc Phuong Nguyen setelah pada pertemuan terakhir kandas di Hylo Open 2025 pada 31 Oktober 2025.
Atas kemenangan ini juga membuat Amri/Nita untuk sementara jadi ganda campuran pertama Indonesia yang melangkah ke babak 16 besar.
Sementara, pebulu tangkis ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menyegel tiket babak kedua All England 2026 setelah menghajar ganda Korea Selatan Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju lewat drama rubber gim, 17-21, 21-12, 21-19 di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Rabu.
Langkah Raymond/Joaquin sekaligus menjadi wakil Indonesia perdana yang telah memastikan satu tiket ke babak kedua setelah sebelumnya wakil tim Merah Putih lainnya yakni Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum tersandung di babak pertama.
"Pasti puji Tuhan bisa selesaikan pertandingan tanpa cedera dan masih diberi kemenangan oleh Tuhan. Di gim pertama kami belum terbiasa dengan kondisi lapangan yang kalah angin jadi belum bisa mengontrol," kata Raymond, dikutip dari Antara.
Menjalani debut di turnamen BWF Super 1000, jawara Australia Open 2025 tersebut mengaku sangat terkesan dengan atmosfernya. Menurut Raymond, atmosfer yang disajikan di All England sangatlah berbeda dibandingkan dengan sejumlah seri turnamen BWF yang pernah dijalaninya.
Di babak 16 besar nantinya, Raymond/Joaquin akan bersua pemenang antara Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri atau ganda Malaysia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi.
Ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti memilih menikmati setiap pertandingan yang mereka jalani pada All England Open 2026 setelah memastikan tiket babak kedua mengalahkan pasangan Taiwan Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan dengan skor 21-16, 22-20 untuk melaju ke babak 16 besar.
“Kami ingin enjoy di sini,” kata Fadia usai pertandingan babak 32 besar di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Kamis (5/3/2026), dikutip dari Antara.
Pada laga pembuka di turnamen bulu tangkis tertua di dunai tersebut, Tiwi/Fadia mengalahkan pasangan Taiwan Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan dengan skor 21-16, 22-20 untuk melaju ke babak 16 besar.
Dalam pertandingan tersebut, Tiwi/Fadia tampil cukup solid pada gim pertama dengan memimpin sejak awal hingga menutup gim dengan skor 21-16.
Namun pada gim kedua, pasangan Indonesia sempat kesulitan mengimbangi pola permainan lawan dan tertinggal saat interval.
Selanjutnya, mereka akan berhadapan dengan unggulan kelima asal Jepang Yufi Fukushima/Mayu Matsumoto yang menang mudah atas wakil Malaysia Ong Xin Yee/Carmen Ting dengan skor 21-17, 21-8.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan membuktikan status unggulan bukan jaminan di sektor tunggal putra setelah melaju ke babak 16 besar All England Open 2026 dengan kemenangan dramatis atas wakil India Ayush Shetty.
“Beberapa pemain unggulan langsung tersingkir di babak pertama menjadi bukti nyata di tunggal putra, unggulan tidak selalu menjadi patokan. Siapa pun bisa memenangkan pertandingan. Semua punya kesempatan yang sama, jadi siapa yang lebih siap dia yang akan memenangkan pertandingan,” kata Alwi, Kamis (5/3/2026), dikutip dari Antara.
Dalam laga babak 32 besar di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Kamis, 5 Maret 2026, dini hari WIB, Alwi menang 19-21, 21-9, 21-17 dalam tempo 75 menit.
Kemenangan Alwi hadir di tengah tumbangnya sejumlah pemain unggulan pada babak pertama, termasuk unggulan teratas asal China Shi Yu Qi dan unggulan ketiga asal Denmark Anders Antonsen.
Hasil ini sekaligus menegaskan bahwa sektor tunggal putra di All England tahun ini berlangsung tanpa kepastian.
Tumbangnya sejumlah unggulan membuka peluang lebar bagi para pemain muda dan non-unggulan untuk melangkah jauh.
“Yang pasti saya mau berusaha setiap poinnya. Karena di sini kita tidak pernah benar-benar tahu kekuatan satu sama lain,” kata Alwi.
Selanjutnya, Alwi akan berhadapan dengan wakil Taiwan yang berstatus unggulan ketujuh Chou Tien Chen yang menang setelah rekan senegaranya Chi Yu Jen mundur ketika skor 17-21, 21-14, 11-3.
Nasib berbeda pada ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang kandas di babak kedua All England 2026 karena kesulitan beradaptasi dengan shuttlecock.
Dalam pertandingan babak kedua yang berlangsung di Utillita Arena Birmingham, Birmingham, Rabu, Sabar/Reza mengakui ketangguhan ganda Prancis Christo Popov/Toma Junior Popov lewat skor identik dua gim langsung 12-21, 12-21.
"Kami kesulitan hari ini karena shuttlecocknya sangat lambat jadi kami menyerang tidak tembus lalu saat diserang balik juga kurang siap," kata Reza, Rabu (4/3/2026), dikutip dari Antara.
Senada dengan Reza, Sabar mengakui bahwa cukup kesulitan untuk beradaptasi dengan shuttlecock yang dirasakan cukup berat dibanding dengan shuttlecock biasanya.
"Ini pertemuan kedua kami dengan mereka tapi kondisi hari ini benar-benar berbeda, selain karena shuttlecocknya yang terasa cukup berat juga karena Popov bersaudara bermain sangat baik, sangat rapi. Sementara kami tidak bisa mengeluarkan permainan terbaik," ujar Reza yang merupakan unggulan ketujuh pada turnamen kali ini.
Kekalahan atas duo Popov menambah catatan negatif Sabar/Reza yang dalam pertemuan terakhir berhasil memetik kemenangan.
Sebelumnya Sabar/Reza memetik kemenangan kala bertanding di perempat final Hylo Open 2025 setelah menghajar duo Popov dua gim langsung.
Berhasil Login.....
Gagal Login
Komentar
Edit Komentar
Hapus Komentar
Anda yakin ingin menghapus komentar ?