Banjir Rendam 32 Ruas Jalan di Jakarta Utara

12 Jan 2026

IVOOX.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 32 ruas jalan di Jakarta Utara masih terendam banjir pada Senin, 12 Januari 2026, siang akibat curah hujan tinggi yang mengguyur daerah setempat sejak pagi hari.

“Informasi banjir terkini, hingga pukul 14.00 WIB, terdapat 32 ruas jalan dan dua RT di Kelurahan Tanjung Priok yang terendam banjir,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Senin (12/1/2026), dikutip dari Antara.

Dia mengatakan jalanan tersebut terendam banjir akibat curah hujan tinggi, dengan ketinggian air yang bervariasi, mulai dari 10 hingga 50 sentimeter (cm).

“Saat ini, masih dalam penanganan petugas,” ujar Yohan.

Dia menyebutkan sejumlah jalan yang banjir di Kecamatan Koja, yaitu mulai dari Jalan Anggrek (Kelurahan Rawa Badak Utara), Jalan Walang Baru VII A (Kelurahan Tugu Utara), Jalan Jampea, Jalan Deli, Lorong 22, Jalan Mawar, Jalan Cipeucang V, Lorong Z, Jalan Plumpang Semper, Kel. Rawa Badak Selatan, hingga Jalan Mahoni (Kelurahan Tugu Utara).

Kemudian di Kecamatan Kelapa Gading, banjir merendam Jalan Pengangsaan Dua depan Yakobus, Jalan Rawa Indah, depan Apartemen Greenhill, Jalan Hybrida depan RJTM Pegangsaan Dua, Jalan Boulevard Barat Raya depan Bank BCA, Jalan Boulevar Raya depan Mall Kelapa Gading, dan Jalan Arteri (Kelurahan Pegangsaan Dua). 

Di Kecamatan Cilincing, sejumlah ruas jalan juga terendam banjir, yakni Jalan Rorotan 10 depan Masjid Tanwirul Ikhsan dan Jalan Cakung Cilincing Raya (Kelurahan Rorotan).

Sementara di Kecamatan Tanjung Priok, banjir merendam mulai dari Jalan Taman Stasiun, Jalan Agung Karya VI (Kelurahan Sungai Bambu), Jalan Sunter Indah Raya, Jalan Swasembada Raya RW 14, hingga Jalan Raya Bakti.

Lalu, di Jalan Kebon Bawang Vl dan Jalan Swasembada Barat XXll, Jalan Yos Sudarso depan Altira, dan Kampung Bahari Nomor A11.

Selanjutnya di Kecamatan Penjaringan, banjir ikut merendam Jalan Muara Baru depan Pluit Sea View dan Jalan Gunung Sahari depan Lantamal. Selain itu, Kecamatan Pademangan, tepatnya di Jalan RE Martadinata depan Stasiun Ancol juga terendam banjir.

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk menyedot genangan, memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas, berkoordinasi dengan lurah serta camat setempat.

“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” tegas Yohan.

Komentar

Berhasil Login.....

Gagal Login

Back to Top

Komentar berhasil di tambah

Komentar berhasil di Edit

Komentar berhasil di Dihapus

Anda Harus Login

Tidak Boleh Kosong