Bapanas Proyeksikan Stok Beras pada Akhir Tahun Capai 3 Juta Ton

11 Nov 2025

IVOOX.id – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan proyeksi stok cadangan beras nasional hingga akhir tahun 2025 akan tercapai lebih dari 3 juta ton.

"Stok cadangan beras nasional kita, diproyeksikan menembus lebih dari 3 juta ton hingga akhir tahun. Ini juga tertinggi dalam 5 tahun terakhir," kata Amran dalam siaran pers Senin (10/11/2025).

Amran mengatakan, eskalasi produksi beras Indonesia di tahun 2025 ini memang melampaui capaian sebelumnya. Dengan adanya stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang melimpah, dipastikan tidak ada impor.

"Kami hitung selalu moderat. Tahun lalu, 4 tahun swasembada, rencananya. Alhamdulillah, tinggal 1 bulan lagi. Sesuai BPS produksi beras aman. Naik produksi 4,1 juta ton dan itu tertinggi sejak perubahan data BPS," katanya.

Menurutnya kondisi produksi dan stok beras saat ini sangat ideal untuk menjaga stabilitas pangan. Hingga akhir tahun, ia proyeksikan stok CBP dapat lebih dari 3 tahun dan menjadi capaian tertinggi pemerintah bersama Perum Bulog.

"Sudah bisa kami instruksi langsung ke Bulog. Bulog akan membangun gudang nilainya Rp 5 triliun dan gudangnya 100. Januari 2026 kita start, kita percepat. Mudah-mudahan semester kedua 2026 bisa operasional," ujar Amran.

Dalam catatan Bapanas, stok akhir tahun CBP dalam 5 tahun terakhir masih berkisar di bawah 2 juta ton. Rinciannya di 2021 berada di 0,8 juta ton, 2022 di 0,3 juta ton, 2023 di 0,8 juta ton, dan mulai meningkat di 2024 dengan stok akhir CBP 1,8 juta ton.

Untuk tahun ini, stok beras pemerintah sampai 7 November totalnya masih ada 3,923 juta ton yang terdiri dari CBP 3,743 juta ton dan komersial 180,1 ribu ton. Dari itu, Bulog telah melakukan pengadaan dalam negeri sepanjang tahun ini sebanyak 3,264 juta ton yang terdiri dari 3,056 juta ton untuk CBP dan 208,4 ribu ton stok komersial.

Kemudian penyaluran CBP ke masyarakat melalui berbagai program mencapai 1,031 juta ton dan akan terus meningkat hingga penghujung tahun. Program-program penyaluran CBP yang melalui penugasan dari Bapanas ke Bulog antara lain Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras, bantuan pangan beras, bencana dan keadaan darurat, sampai beras untuk golongan anggaran PNS.

"Kami laporkan bahwa kondisi stok dan produksi saat ini sangat kuat untuk menjaga stabilitas pangan. Dua bulan terakhir harga beras mulai turun. Namun kami tidak akan berhenti. Operasi pasar terus kami jalankan hingga seluruh harga di lapangan benar-benar stabil," kata Amran.

Komentar

Berhasil Login.....

Gagal Login

Back to Top

Komentar berhasil di tambah

Komentar berhasil di Edit

Komentar berhasil di Dihapus

Anda Harus Login

Tidak Boleh Kosong