BPS Catat Nilai Ekspor RI hingga November 2025 Naik Capai 256,56 Miliar Dolar AS

05 Jan 2026

IVOOX.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Januari–November 2025 mencapai 256,56 miliar dolar AS atau naik 5,61 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. 

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengatakan, total tersebut didorong oleh nilai ekspor nonmigas yang mencapai 244,75 miliar dolar AS naik 7,07 persen. Sementara ekspor migas turun 17,64 persen, yaitu dari 14.337,5 juta dolar AS menjadi 11.807,8 juta dolar AS.  

"Penurunan ekspor migas disebabkan oleh menurunnya ekspor minyak mentah 28,92 persen menjadi 1.419,7 juta dolar AS dan ekspor hasil minyak turun 11,76 persen menjadi 3.769,8 juta dolar AS, selanjutnya ekspor gas alam turun 17,97 persen menjadi 6.618,3 juta dolar AS," kata Pudji dalam konferensi pers Rilis BPS Senin (5/1/2026).

Kendati mengalami kenaikan pada periode Januari-November, nilai ekspor Indonesia pada November 2025 saja mengalami penurunan 6,60 persen dibanding ekspor November 2024. Nilai ekspor pada November 2025 hanya mencapai 22,52 miliar dolar AS. 

"Ekspor nonmigas November 2025 mencapai 21,64 miliar dolar AS, turun 5,09 persen dibanding November 2024," katanya. 

Lebih lanjut Pudji merinci dari sepuluh komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar Januari–November 2025, semua komoditas mengalami peningkatan, kecuali bahan bakar mineral yang mengalami penurunan sebesar 7,26 miliar dolar AS (20,12 persen). 

"Sementara komoditas dengan peningkatan tertinggi adalah lemak dan minyak hewani/nabati yang naik sebesar 6,36 miliar dolar AS (26,24 persen)," ujarnya. 

Ekspor nonmigas Januari–November 2025 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu 58,24 miliar dolar AS, disusul Amerika Serikat US$28,14 miliar, dan India 16,44 miliar dolar AS, dengan kontribusi ketiganya mencapai 42,02 persen. Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar 47,21 miliar dolar AS dan 17,75 miliar dolar AS. 

Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari–November 2025 naik 14,00 persen dibanding periode yang sama tahun 2024, demikian juga ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan naik 24,63 persen, sedangkan ekspor hasil pertambangan dan lainnya turun 24,24 persen. 

Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari–November 2025 berasal dari Provinsi Jawa Barat dengan nilai US$35,45 miliar (13,82 persen), diikuti Jawa Timur 26,61 miliar dolar AS (10,37 persen) dan Kepulauan Riau 21,41 miliar dolar AS (8,34 persen).

Komentar

Berhasil Login.....

Gagal Login

Back to Top

Komentar berhasil di tambah

Komentar berhasil di Edit

Komentar berhasil di Dihapus

Anda Harus Login

Tidak Boleh Kosong