Kelenteng Bersolek Sambut Imlek 2026
IVOOX.id – Riasan dan ornamen khas warna merah menjadi hiasan kelenteng menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026. Salah satunya, terlihat di Kelenteng Tek Seng Bio di Jalan KH Fudholi, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Bioking Kelenteng Tek Seng Bio Suhenri mengatakan persiapan menyambut Tahun Baru Imlek sudah dilakukan sejak pekan lalu melalui kegiatan bersih-bersih kelenteng, mulai dari area luar hingga dalam, termasuk patung-patung dewa atau Kimsin.
"Bagian kelenteng yang sudah kusam juga dicat ulang berwarna merah. Ornamen khas disusun meriah, terus dupa tempat abu juga dibersihkan," katanya di Cikarang, Senin (16/2/2026), dikutip dari Antara.
Nuansa merah khas Imlek memenuhi area sejak awal masuk ke lokasi kelenteng. Ratusan lampion turut menambah suasana meriah khususnya di bagian teras hingga halaman depan, menandakan kesiapan lokasi menyambut perayaan.
Sejumlah bagian kelenteng juga nampak berwarna merah cerah usai dicat ulang. 13 altar di lokasi itu juga sudah terlihat bersih dan tertata rapi.
Selain dekorasi, umat juga telah mulai memberikan persembahan berupa makanan yang akan digunakan dalam sembahyang. Makanan ini terdiri atas berbagai jenis, seperti buah-buahan, dodol dan kue khas Imlek lainnya.
"Malam ini banyak yang akan datang untuk beribadah tepat pada malam menjelang Imlek," ujar Suhenri.
Ia mengaku tradisi bersih-bersih bukan sekadar aktivitas fisik namun memiliki makna mendalam bagi umat sebagai bentuk penghormatan serta persiapan hati memasuki tahun baru yang diharapkan membawa keberuntungan maupun keharmonisan.
Suhenri menjelaskan kelentang ini dibangun pada tahun 1825 dengan belasan dewa atau kongco di dalamnya.
Konjen China Ikut Rayakan Imlek di Kelenteng Sam Poo Kong
Sementara, Konsulat Jenderal (Konjen) China di Surabaya, Jawa Timur, ikut ambil bagian dalam perayaan tahun baru Imlek bertajuk "Imlek Vaganza Harmoni Nusantara" di Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang, Jawa Tengah.
Mengutip Antara, Konjen China di Surabaya Mr Ye Su di Semarang, Minggu, 15 Februari 202, mengatakan, perayaan Imlek di sejumlah daerah di Indonesia dilakukan dengan meriah, termasuk di Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang.
Ia mengatakan saat ini perayaan Imlek juga sudah sampai pada level kenegaraan yang menunjukkan toleransi beragama yang tinggi. Ke depan ia berharap perayaan Imlek tersebut bisa menjadi simbol untuk terus mendorong hubungan bilateral di negara secara lebih baik.
Selain mengunjungi Kelenteng Sam Poo Kong, Ye Su juga berencana berkunjung ke sekolah tiga bahasa serta bertamu ke komunitas-komunitas Tionghoa yang ada di Semarang.
Pada kegiatan tersebut Konjen China di Surabaya turut memberikan layanan konsuler tatap muka, perlindungan, dan pengurusan dokumen. Selain berbagi berbagai suvenir, seperti boneka, kaos, dan pin, kepada pengunjung yang berhasil menjawab sejumlah pertanyaan.
Konjen Ye Su berkesempatan menulis langsung Huruf Fu, karakter Tionghoa yang melambangkan keberuntungan, kemujuran, kebahagiaan, dan berkah untuk dibagikan kepada pengunjung yang beruntung.
Sementara itu Ketua Yayasan Sam Poo Kong Mulyadi Setiakusuma berterima kasih atas kehadiran Konjen China tersebut dalam memeriahkan Imlek.
"Inilah bentuk kerja sama. Jadi, saling berbagi adalah sesuatu hal yang baik. Yang penting bukan dinilai dari jumlahnya atau mahalnya. Tapi dari niat baik dari kerja sama ini untuk rakyat Indonesia," kata Mulyadi, dikutip dari Antara.
Berhasil Login.....
Gagal Login
Komentar
Edit Komentar
Hapus Komentar
Anda yakin ingin menghapus komentar ?