Umat Hindu Minta Pemprov DKI Tambah Dermaga dan Perbaikan Mesin Kremasi di Jakarta

15 Mar 2026

IVOOX.id – Umat Hindu di Jakarta mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi DKI agar menambah fasilitas dermaga dan perbaikan mesin kremasi untuk mendukung pelaksanaan upacara keagamaan di Ibu Kota.

"Kami bukannya meminta, tapi Bapak adalah guru wisesa kami, guru pemerintah dan kami sebagai umat yang ada di Jakarta, setiap kami melaksanakan upacara seperti ini, Melasti dan upacara Ngaben, kami kesulitan untuk transportasi ke laut," kata Ketua Suka Duka Hindu Dharma, Made Sudarta dalam Upacara Melasti di Pure Segera Jakarta Utara, Minggu (15/3/2026), dikutip dari Antara.

Dia menjelaskan, umat Hindu di Jakarta selama ini mengalami kesulitan akses menuju laut saat melaksanakan upacara Melasti dan Ngaben karena keterbatasan dermaga.

Menurut dia, kondisi tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun sehingga umat Hindu harus menunggu kondisi pasang surut air laut sebelum dapat berlayar.

“Karena ini sudah bertahun-tahun. Jadi, kalau kami ke laut itu menunggu pawang. Supaya airnya tidak surut, supaya airnya tidak pasang, sehingga sampan yang dilalui yang dilayari yang dijalankan ke laut tengah itu supaya aman,” katanya.

Maka itu, dia berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat membantu pembangunan dermaga untuk mempermudah akses umat Hindu menuju laut saat pelaksanaan ritual keagamaan.

Selain dermaga, perwakilan umat Hindu juga menyampaikan kondisi mesin kremasi di tempat upacara Ngaben yang saat ini tidak lagi berfungsi.

“Di sebelah kami, depan kami ini adalah gedung bangunan tempat Ngaben. Pada saat tujuh tahun yang lalu, kami dibantu dengan Bapak Gubernur Pak Anies, dibantu mesin kremasi. Nah, sekarang sudah tidak berfungsi,” katanya.

Ia menambahkan umat Hindu di Jakarta kini harus melakukan proses kremasi di tempat lain karena mesin tersebut tidak lagi dapat digunakan.

“Apakah mesin itu karena hibah terus kami kembalikan, atau bagaimana, karena sudah tidak berfungsi. Sehingga, kami sekarang kremasi di sebelah, di Jaya Besar. Ini kami perbaiki dengan swadaya kami, dengan umat Hindu yang ada di Jakarta Raya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penyampaian tersebut bukan bentuk keluhan, melainkan aspirasi umat Hindu di Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan akan meminta jajaran terkait untuk meninjau kembali kondisi aset berupa mesin krematorium yang sebelumnya diberikan melalui hibah.

“Untuk yang depan yang sudah tidak berfungsi lagi untuk krematorium, karena ini dulu hibah, nanti saya minta Kepala Badan Aset untuk melihat terlebih dahulu," ucap Pramono, dikutip dari Antara.

Pramono juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen menjaga kehidupan beragama yang aman dan harmonis di Ibu Kota.

“Karena saya selalu mengatakan bahwa sebagai gubernur, saya adalah gubernur bagi semua agama, semua golongan, semua kelompok dan itu secara konsekuen saya, saya jalankan,” kata dia.

Komentar

Berhasil Login.....

Gagal Login

Back to Top

Komentar berhasil di tambah

Komentar berhasil di Edit

Komentar berhasil di Dihapus

Anda Harus Login

Tidak Boleh Kosong