Nilai Impor RI Naik Tembus 218,02 Miliar Dolar AS Selama Januari-November 2025
IVOOX.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia selama Januari–November 2025 mencapai 218,02 miliar dolar AS atau naik 2,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut didorong oleh nilai impor nonmigas juga naik 4,37 persen menjadi 188,61 miliar dolar AS.
"Peningkatan ini disebabkan oleh bertambahnya impor nonmigas 7.896,6 juta dolar AS. Sebaliknya nilai impor migas turun 10,81 persen yang dipicu oleh berkurangnya impor minyak mentah 1.002,5 juta dolar AS dan hasil minyak 2.561,6 juta dolar AS," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam Rilis BPS Senin (5/1/2026).
Pudji menyampaikan, dari sepuluh golongan barang utama nonmigas yang impor pada Januari–November 2025, golongan mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya mengalami peningkatan tertinggi senilai 3,70 miliar dolar AS (14,84 persen) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Sementara golongan besi dan baja mengalami penurunan terbesar senilai 1,24 miliar dolar AS (12,65 persen)," ujarnya.
Menurutnya tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari–November 2025 adalah Tiongkok 77,52 miliar dolar AS (41,10 persen), Jepang 13,28 miliar dolar AS (7,04 persen), dan Amerika Serikat 8,93 miliar dolar AS (4,73 persen). Impor nonmigas dari ASEAN 29,46 miliar dolar AS (15,62 persen) dan Uni Eropa 11,20 miliar dolar AS (5,94 persen).
Selama Januari–November 2025, nilai impor barang modal naik 18,54 persen menjadi 44,81 miliar dolar AS dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara bahan baku/penolong turun 1,46 persen menjadi 153,20 miliar dolar AS dan barang konsumsi turun 2,02 persen menjadi 20,01 miliar dolar AS.
"Neraca perdagangan Indonesia Januari–November 2025 mengalami surplus 38,54 miliar dolar AS yang berasal dari surplus sektor nonmigas 56,15 miliar dolar AS, sementara sektor migas defisit senilai 17,61 miliar dolar AS," katanya.
Berhasil Login.....
Gagal Login
Komentar
Edit Komentar
Hapus Komentar
Anda yakin ingin menghapus komentar ?