Realisasi Investasi 2025 Ditopang PMDN, Rosan Optimistis Danantara Dongkrak Investasi 2026

16 Jan 2026

IVOOX.id – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani melaporkan realisasi investasi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 1.931,2 triliun. Capaian tersebut ditopang oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 1.030,3 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) senilai Rp 900,9 triliun.

Rosan menyampaikan bahwa kontribusi PMDN pada 2025 tercatat lebih besar dibandingkan PMA. Menurut dia, tren tersebut dipastikan akan terus berlanjut pada 2026 seiring dengan mulai berjalannya peran Danantara Indonesia dalam mendorong investasi nasional. Rosan juga menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia.

“(Penanaman modal) dalam negeri (tahun 2025) peningkatannya jauh lebih besar daripada luar negeri (PMA). Kami melihat (PMDN) akan terus meningkat lebih besar karena faktor Danantara,” kata Rosan dalam konferensi pers di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 Danantara akan memfokuskan investasi pada sektor kesehatan dan hilirisasi. Fokus tersebut diyakini akan kembali memberikan dorongan signifikan terhadap peningkatan realisasi PMDN secara tahunan.

“Saya bisa memastikan (penanaman modal) dalam negeri 2026 secara year-on-year (yoy) akan meningkat lebih tinggi,” ujarnya.

Meski demikian, Rosan menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengesampingkan investasi asing. Ia memastikan target PMA pada 2026 tetap dijaga dan diupayakan meningkat, terutama dengan skema kolaborasi antara investor asing dan Danantara Indonesia.

“Tapi yang (investasi) asing juga akan saya tingkatkan, karena sekarang investasi yang masuk Indonesia dari asing ini bisa tandem juga dengan Danantara,” kata Rosan.

Menurutnya, kehadiran Danantara memberikan nilai tambah karena mampu mendampingi berbagai jenis investasi strategis, termasuk investasi asing, sehingga risiko dapat dikelola bersama dan proyek dapat berjalan lebih optimal. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas dan kesinambungan investasi di tengah dinamika ekonomi global.

Rosan berharap realisasi PMDN dan PMA pada 2026 dapat sama-sama terjaga, bahkan melampaui capaian tahun sebelumnya. Namun, ia meyakini bahwa investasi dalam negeri masih akan menjadi kontributor terbesar, seiring dengan berbagai upaya akselerasi yang dilakukan Danantara pada tahun ini.

“Maka ke depannya kita harus sama-sama investasi. Kita sama-sama hitung risikonya sehingga peningkatannya terjaga. Meskipun (investasi) dalam negeri akan lebih meningkat karena akselerasi Danantara,” ujarnya.

Komentar

Berhasil Login.....

Gagal Login

Back to Top

Komentar berhasil di tambah

Komentar berhasil di Edit

Komentar berhasil di Dihapus

Anda Harus Login

Tidak Boleh Kosong