UNICEF Apresiasi Keseriusan Pemerintah Indonesia Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

05 Feb 2026

IVOOX.id – United Nations Children’s Fund (UNICEF) memberikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Indonesia dalam membangun kualitas generasi masa depan melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program nasional yang dipimpin oleh Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut dinilai sebagai langkah ambisius dan berskala besar dalam upaya meningkatkan gizi ibu dan anak di Indonesia.

Perwakilan UNICEF di Indonesia, Maniza Zaman, menyatakan bahwa komitmen pemerintah tercermin dari kepemimpinan yang kuat serta implementasi program yang terstruktur. “UNICEF mengapresiasi Pemerintah Indonesia atas kepemimpinan dan komitmennya yang kuat untuk meningkatkan gizi ibu dan anak. Program Makan Bergizi Gratis yang dipimpin Badan Gizi Nasional merupakan contoh nyata upaya pemerintah yang ambisius dan berskala besar,” ujar Maniza saat berada di Jayapura, Papua, Rabu (4/2/2026).

Hingga Januari 2026, Program MBG telah menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program ini menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah dalam mencegah stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. Di wilayah Papua, MBG dinilai mampu menjawab berbagai tantangan mendasar, mulai dari tingginya prevalensi stunting, keterbatasan akses layanan gizi, hingga kesenjangan kualitas sumber daya manusia.

Pelaksanaan MBG di Papua dilakukan melalui pendekatan terpadu berbasis sekolah dan komunitas, termasuk melalui Posyandu. Pendekatan ini memungkinkan anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui memperoleh akses rutin terhadap makanan bergizi, edukasi gizi, serta layanan pendukung kesehatan secara berkesinambungan.

Apresiasi UNICEF tersebut disampaikan dalam rangkaian kunjungan bersama delegasi Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, UNICEF Indonesia, serta Pemerintah Indonesia ke sejumlah lokasi layanan MBG di Kabupaten dan Kota Jayapura. Kunjungan mencakup sekolah, posyandu, hingga dapur layanan gizi yang menjadi bagian dari ekosistem pelaksanaan program. Dukungan terhadap penguatan implementasi MBG juga datang dari Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok melalui kerja sama dengan UNICEF.

Menteri Penasihat Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, Li Hongwei, menyampaikan bahwa negaranya memahami tantangan yang dihadapi Indonesia karena memiliki pengalaman serupa di masa lalu. “Tiongkok pernah berada dalam kondisi miskin dan lemah, di mana permasalahan gizi anak menjadi tantangan besar. Melalui kerja keras selama puluhan tahun, kami berhasil melakukan perbaikan besar dalam kesejahteraan dan gizi anak-anak,” ujarnya.

Atas dasar pengalaman tersebut, Tiongkok menyatakan dukungan penuh terhadap Program MBG yang diinisiasi Presiden Prabowo, khususnya untuk meningkatkan standar gizi anak-anak dan perempuan di Papua. “Kami berharap kerja sama antara Pemerintah Tiongkok, UNICEF, dan Pemerintah Indonesia dapat terus menjadi contoh teladan kerja sama tripartit yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Li Hongwei.

Sekretaris Utama BGN, Sarwono, menegaskan bahwa kolaborasi dengan mitra internasional berperan penting dalam memperkuat kualitas pelaksanaan MBG, terutama melalui peningkatan kapasitas dan pendampingan teknis. Sementara itu, Juru Bicara BGN Dian Fatwa menekankan bahwa MBG tidak sekadar program pemberian makanan. “Program MBG menjawab kebutuhan Papua dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini. Ketika anak-anak mendapatkan gizi yang baik secara konsisten, mereka memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh sehat, belajar optimal, dan menjadi generasi Papua yang kuat,” ujarnya.

Komentar

Berhasil Login.....

Gagal Login

Back to Top

Komentar berhasil di tambah

Komentar berhasil di Edit

Komentar berhasil di Dihapus

Anda Harus Login

Tidak Boleh Kosong